Email Resmi Komisi VIII DPR-RI

Dari postingan di kompasiana ini saya baru tau kalau ternyata Komisi VIII DPR-RI nggak tau (atau justru nggak punya) email resmi mereka sendiri.

Dalam forum dialog yang dilakukan di Gedung Konsulat Jenderal RI di Melbourne dan dihadiri sejumlah media Australia, saat ditanya alamat email yang bisa dihubungi, mereka malah memberi email gratisan. Dan karena saat itu hanya disampaikan secara lisan sehingga menimbulkan mispersepsi, seorang peserta mencoba menghubungi email2 ini dan mendapati kesemuanya mental karena alamatnya memang nggak ada.

  • komisiviii@yahoo.com
  • komisi8@yahoo.com
  • komisidelapan@yahoo.com
  • komisiviii@yahoo.co.id
  • komisi8@yahoo.co.id
  • komisidelapan@yahoo.co.id

Tadi iseng saya coba ngirim email ke salah satu alamat di atas, rupanya sudah ada yang mengakuisisi dan mengaktifkan autoresponse email tersebut. Ini respon otomatis yang tadi saya dapat.

“Terima kasih untuk email anda tapi mohon maaf ini bukan email resmi Komisi VIII DPR-RI sebagaimana disebutkan dalam pertemuan Komisi VIII dengan PPIA di Melbourne.

Namun jika anda tetap ingin menyampaikan masukan, keluhan, atau apapun saya akan kompilasi meskipun belum tahu caranya bagaimana untuk menyampaikannya ke Komisi VIII DPR-RI.

Selamat belajar dan berkarya untuk bangsa.

Salam”

Lalu bagaimana mereka mau mewakili suara masyarakat kalau media komunikasi saja nggak mereka buka? Saya prihatin.

Cuplikan video saat mereka ditanya alamat email resmi

This entry was posted in posts and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

27 Responses to Email Resmi Komisi VIII DPR-RI

  1. devieriana says:

    Lhaaa, terus alasan memberi alamat email palsu itu apa? Trus kenapa alamat emailnya kaya begitu? :-o

    • Gum says:

      mungkin (mungkin lho ya), beliau itu nggak bermaksud ngasih email palsu. mungkin beliau itu mikir pokoknya kalau ngirim email ke komisi8@yahoo.com, pasti nanti ada pak pos yang nganter suratnya ke senayan.

      mungkin lho ya..

  2. Abu Aisyah says:

    gha gha gha gha gha.

  3. icit says:

    aku aja yang ndak orang penting ini punya email resmi kantor loh, apa aku aja yang jadi anggota DPR ya.. #eh

  4. sandynata says:

    Hendra! mana Hendra!!!

  5. andi eko says:

    Mungkin, mungkin lho ya .. Anggota DPR nya belum bisa cara membuat akun email. Jadi begitu ditanya langsung panik dan asal nyebut saja, toh setelah itu gak ketemu lagi. Sayangnya mereka tidak paham bahwa yg nanya itu orang media yg dapat melakukan blowup. Kasihan ya ..

  6. waterbomm says:

    kalo mau kirim aspirasi ke http://bit.ly/kirim-aspirasi, tapi ya gitu jangan berharap dibales atau ditanggapi, dibaca aja juga udah bersyukur. :D

    gum: good luck to us all!

  7. Ceritaeka says:

    Itu email staf ahli katanya :(

  8. iya gan,, hal sepele seperti alamat email aja gak punya,, gimana aspirasi rakyat ini mau didengar,,,

    btw, ini udah rame di kaskus :mrgreen:

  9. maszen says:

    ha ha ha ha… harga laptopnya aja mahal, semua dah pakai ipad namun ITnya kok masih gaptek, mana tenaga ahlinya.

  10. untung di tanah australia. kalau di indonesia, itu bisa dituntut pasal 378, penipuan publik.

  11. Chic says:

    permasalahan para anggota komisi itu (bukan cuma komisi 8) sebenernya bukan hanya soal jalur komunikasi tergampang yaitu email. Masalah yang paling krusial adalah apakah pekerjaan mereka beres? ada hasil nyata selama mereka menjabat?

    kenapa sih yang di-highlight cuma soal email doang?

    • Amal says:

      Yang krusial, dari ihwal efisiensi sampai kecakapan, sudah cukup sering dibahas. Hari-hari ini diperlukan sentilan ringan yang cukup menohok. Jadi, lebih dari pasal alamat email sebenarnya, terlihat dari reportase dan tanya-jawab yang ditulis di blog tsb.

    • Gum says:

      menurut saya sih karena ini isu baru yang sebelumnya belum pernah muncul. dan betul seperti kata pak amal, ini bisa jadi sentilan tambahan buat mereka :D

  12. Sam Ardi says:

    Tak comot fotonyah! Ini bukan minta ijin, tapi ini pemberitahuan!

  13. larejowo says:

    Bro, jgn2 kalo kita kirim mail lewat hape jadul bakal muncul pesan gini:
    untuk membatalkan pemesanan ketik unreg (spasi) DPR-RI, kirim ke bla3x….hehe….

    gum: kepotong pulsa pisan :))

  14. fajarmcxoem says:

    ini yg komen kok pada nggak nyambung semua to yoo..
    semua nggak tau ya kalau DPR udah diakuisisi yahoo

    gum: JUWARA! =))

  15. yuzar says:

    orang2 bodoh yang di bodohi…..knp bisa jd wakil rakyat….

    gum: coba ditanyakan ke k0m15id3l4paN@yahoo.com, mas

  16. hahaha kocak says:

    KOMISI 8 (PARODI – KOMISI 8 DAGANG SEMPAK CAP KANGGURU)
    hehehe… kocak nih kritik.. panas panas deh kuping para anggota dewan komisi 8
    http://www. youtube.com/watch?v=pyf2FUbPZQU
    yang bener aje brur! jangan samain sama biaya study banding anggota dewannya aussy yang bertandang kenegara laen… kalo dia sih seratus kali lipet dari biaya study bandingnye bangsa kita juga pantes! kerja and implementasinya jelas! kaga kaya ente ente semue… masa orang

    gum: wah, saya nggak ikutan kalo yang ini :D

  17. collin yanuar daeng kanang says:

    pak q punya ide kan ktana mo bangun gedung baru klo mo bangun gedung gajina juga harus dpotong donk
    stau sya gajinya -+50jt gx masalah dong klo gajina dpotong!!!!

  18. Ibnu setiawan says:

    trus cara menyampaikan aspirasi dan keinginan masyarakat gmna?
    sedangkan Berdemo saja harus mempunyai izin dari Aparat!

    negara !!!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s