Kulo Tiyang Sae

Entries tagged as ‘anime’

Style dan Karakter

January 3, 2008 · 7 Comments

Dua hal ini mungkin selalu menjadi masalah bagi semua orang dalam berkarya. Menulis, menggambar, bermusik. Apapun.

Intan pernah bilang ke saya, bahwa hal tersulit dalam menulis cerita fiksi adalah penokohan dan penentuan karakter. Termasuk di dalamnya, pemberian nama. Karena itulah dia lebih sering membuat fanfic, yang tokoh2nya diambil dari kehidupan nyata. Dari sebuah grup band, misalnya. Nama dan karakternya sama. Cuma ceritanya aja yang beda2.

Dalam menggambar hal ini juga terjadi. Sejak pertama kali saya bisa menggambar, sampai akhirnya saya lupa caranya seperti sekarang, kesulitannya juga itu. Style dan Karakter.

gum.jpg

Saya nggak pernah bisa menampilkan style asli saya. Karakter dan goresan saya banyak dipengaruhi sama mangaka komik2 Jepang seperti Akira Toriyama, Masakazu Katsura, atau Hojo Sensei.

Lagipula, siapa sih yang nggak? Murid2 SD, SMP, SMA sampai mahasiswa akutpun saat menggambar sangat terpengaruh dengan karakter2 semacam itu. Nggak semua, memang. Tapi kebanyakan seperti itu, mengingat derasnya gempuran komik2 Jepang di Indonesia. Pekan Komik Indonesia dari tahun ke tahun juga masih dimeriahkan dengan style seperti itu.

Makanya saya salut sama orang2 yang bisa berkarakter dalam menggores pena. Temen saya yang satu ini, contohnya. Awalnya goresan2nya nggak jauh2 dari karakter komik Jepang. Tapi lambat laun karakternya sendiri makin nggak bisa ditebak, artinya, berbeda. Sampai2 kita nggak bisa menemukan kekhasannya.

Beda dengan mangaka2 yang saya sebut di atas, yang style goresannya sama dari komik ke komik. Toriyama sensei, misalnya. Dengan mudah bisa Anda kenali goresannya di Dragon Ball, Dr. Slump, Neko Majin, dan manga2 beliau yang lain. Begitu juga Masakazu Katsura di DNA, Video Girl dan I”s.

Being different is great, but difficult.

Ini saya rasakan juga dalam menulis blog. Saya nggak menampilkan karakter2 fiksi memang. Tapi tetap saja nggak bisa punya gaya menulis yang berbeda dengan dan topik yang khusus. Selalu terlihat seperti orang lain. Sepakat sama yang dibilang Pak Kurtubi, bahwa bikin tulisan bergenre khusus memang nggak mudah.

Ah, tapi jam terbang saya memang rendah kok. Makanya keep on witing aja lah. Apapun hasilnya.

O iya, keep on writing juga ya… ;)
*wink at someone*

Categories: posts
Tagged: , , ,