Hi, everyone. It’s me again :)
Udah lama nggak update blog. Tapi kejadian barusan bikin saya tergelitik buat nulis lagi.
Ini tentang fitur pelacak di hp Samsung. Entah seri apa saja yang mendukung fitur ini, tapi yang jelas hp CDMA saya terdahulu (SCH-S299) sudah mendukungnya.
Tentang bagaimana saya bisa tau fitur ini, sebenarnya lebih karena nggak sengaja. Tadi pagi saya dapet SMS dari nomer yang nggak saya kenal dengan isi:
“Mobile Tracker”
Please keep this message.
Sender: Gum
Jelas saya bingung. Hp ini saya kirim ke malang beberapa hari yang lalu karena mau dibeli sama mbak saya. Tapi sepertinya dia nggak akan iseng ngirim sms nggak jelas begitu. Penasaran, saya coba telpon ke nomer GSMnya.
Turns out, hape itu memang udah nyampe ke malang dan dia barusan masang SIM Card baru. Nomernya juga sama dengan pengirim SMS tadi. Tapi dia nggak ngerasa ngirim SMS ke siapapun.
Setelah googling, saya baru ngerti kalau Samsung punya fitur pelacak yang akan aktif saat hp berganti SIM Card. Namanya Mobile Tracker.
Cara kerjanya, user ‘mendaftarkan’ nomer hp alternatif di hp tersebut. Saat hp berganti tangan dan SIM Cardnya diganti, dia akan mengirimkan notifikasi ke nomer alternatif user tadi. Dengan begitu pemegang hp nggak akan sadar kalau nomernya sudah diketahui oleh pemilik asli hp tersebut.
Kalau kasusnya adalah kehilangan atau pencurian, pilihan selanjutnya terserah anda. Call/text the thief/founder and politely asking the phone back (with/without reward), atau melaporkannya ke operator seluler dan polisi.
Fitur ini sederhana tapi menurut saya cukup cerdik, karena hanya memanfaatkan teknologi SMS. Sepertinya sampai sekarang saya belum menemukan fitur serupa di hp lain. Kalaupun ada, mungkin sudah kelewat canggih dengan teknologi yang lebih baru.
Kalau anda pemakai hp Samsung, saya menyarankan untuk segera mengaktifkan fitur ini sebelum anda menyesal saat hp anda raib. Kalau bukan, mungkin anda bisa bagi2 tips anti-theft di kolom komentar :)










