Hujan


Saya suka hujan. Saya bahkan tidak keberatan kehujanan, asalkan HP, kamera dan leptop sedang tidak saya bawa ^^

Kalaupun sedang tidak memungkinkan untuk hujan2an, saya menikmati saat2 hujan turun dari suatu tempat. Dengan secangkir kopi hangat dan beberapa batang rokok, menikmati hujan bisa saya analogikan sebagai surga kecil. Bagi saya fenomena hujan itu mengagumkan, karena kehadirannya membawa ketenangan dan kesejukan.

Beberapa hari ini Kota Malang memang sedang diguyur hujan. Bahkan menurut perkiraan, hujan masih akan terus mengguyur hingga beberapa minggu ke depan. Dan hari ini, seperti juga hari2 kemarin, saat jam istirahat siang saya menyempatkan diri duduk di belakang kantor untuk menikmati saat2 air hujan turun dari langit membasahi kota saya.

Yang saya lakukan? Melamun, berfikir. Tentang masa lalu, tentang saat ini, tentang apa yang mungkin akan terjadi, tentang apa saja. Tapi ada yang istimewa pada musim hujan tahun ini. Karena saya juga menghadirkan dia dalam tiap lamunan saya. Kami berkomunikasi, walaupun tidak secara langsung, walaupun saya tahu ini hanyalah komunikasi satu arah. Tapi saya menikmatinya.

Entah kapan kami bisa menikmati hujan bersama2. Saat dia tidak hadir secara fisik disini, saya menikmati hujan untuknya.

Tapi hari ini lamunan saya dibuyarkan oleh hujan yang mendadak usai.

Kenapa dihentikan, Tuhan?
Saya sedang menikmatinya.
Belum lagi habis sebatang rokok dan setengah cangkir kopi.
Beri saya beberapa tetes lagi.
Saya masih merindukannya,
yang hanya bisa hadir disini dengan sempurna saat hujan-Mu tiba.

Masih banyak kata2 yang belum terucap.



Tapi biarlah.
Hingga saat ini sudah terlalu banyak yang Kau berikan.
Entah bagaimana saya membalasnya.

Terima kasih untuk hujan-Mu hari ini.
Ijinkan saya menikmatinya lagi esok hari.
Tidak hanya untuk saya, tapi juga untuknya.

Tahun ini bertambah satu lagi alasan kenapa saya suka sekali dengan hujan.

13 tanggapan untuk “Hujan”

  1. JRIT!!

    Mosok ket biyen cuma ngelamun thok.

    Biyen ndelok bulan bareng2, saiki nglamun kudanan bareng2. ndang budhal ning jakarta kono lo.

    ps: hujan hari ini ngeri banget petirnya, bledar-bleder, gak ngenakne wong turu:((
    *komen ytang merusak suasana romantis ;)) *

  2. @intan: u’re welcome :)

    @vnz: makane ojo turu pas udan2. nyangkruk, ngopi, rokakan karo mangan gorengan. surgo cilik2an iku.
    btw, iku mbok typone dikurangi. benar2 merusak suasana.

  3. ujan2an sambil nyanyi ala mas SRK

    So When Will I See Your Face Again,
    When Will You Touch My Life Again
    When Will I Breathe You In Again
    I Think I Love Youuu…Will I See Your Face Again,

  4. ati-ati kena diabet kalo so sweet gini terus….

    iyah manuz, kalo ujan” paling enak rokokan, ngopi makan gorengan plus kerokan kekekekeke

  5. @tutut: SRK??? sumpah, ngerusak imajinasi!!

    @hesti: kowe kerokan? walah, mesti abis berapa koin ya? :))

    @titiw: keep going, dont look back :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s