Another One Slammed into the Road


Jam satu malam. Karena kelaperan, saya nyengklak motor dan keluar cari makan. Untuk urusan yang lumayan menyiksa dan bikin nggak bisa tidur ini, saya harus rela menembus dinginnya udara malam Kota Malang sekedar untuk ngganjel perut, setidaknya supaya bisa bertahan sampai besok pagi.

Dalam kondisi kelaparan tengah malam begini biasanya saya cukup beli mie kuah di warung belakang kampus SOB Jalan Ijen. Tapi karena malam ini pingin sesuatu yang beda, saya malah keliling2 nggak jelas.

Saat melewati pom bensin Griyasanta, pandangan saya tertuju pada beberapa benda yang tergeletak di tengah jalan sekitar sepuluh meter di depan saya. Karena daerah tersebut minim penerangan, awalnya saya pikir benda itu adalah bungkusan sampah yang mungkin tercecer saat dibawa oleh truk pengangkut sampah.

Semakin saya mendekat, benda yang berada di tengah jalan makin terlihat jelas. Astaga, ternyata sebuah skuter yang sudah nggak berbentuk! Kecelakaan, sepertinya. Sementara pengendaranya tergeletak nggak bergerak di bahu jalan. Nggak jelas apakah dia korban tabrak lari atau karena kelalaiannya sendiri.

Turun dari motor, saya segera menghampiri si pengendara yang sepertinya nggak sadarkan diri. Helmnya masih terpasang erat, tapi darah segar keluar dari mulutnya.

Panik, saya berusaha menghentikan beberapa kendaraan yang lewat untuk minta pertolongan. Tapi tipikal orang Indonesia, nggak ada satupun yang mau berhenti. “Derita lu!”, begitu mungkin pikir mereka. Bisa jadi mereka juga mengira saya bertanggung jawab atas kejadian itu.

Beberapa orang akhirnya menghampiri dan membantu saya mengangkat si korban ke pelataran sebuah ruko. Seorang satpam tampak sibuk menggunakan handytalknya untuk menghubungi polisi.

Baru saja saya selesai membersihkan sisa2 skuter tak berbentuk itu dari badan jalan, sekelompok orang mengendarai skuter datang ke lokasi. Teman satu klub si korban, sepertinya.

Mengetahui bahwa kesadaran korban sudah pulih dan teman2nya datang, sayapun meninggalkan lokasi.

Another lessons learned.

  1. Always have your helmet properly attached to your head when you’re riding.
    Melihat kondisi motor dan pengendaranya saat itu, sesuatu yang labih fatal bisa saja terjadi kalau dia nggak memakai helm dengan benar.
  2. Make sure you have full control over yourself before you ride.
    Kejadian tadi menurut saya lebih disebabkan oleh pengendara yang sedang ngantuk atau mabuk.
  3. Ride responsibly.
    Saya nggak dibayar oleh kepolisian manapun untuk menyampaikan pesan ini. For everyone’s sake, berkendaralah dengan penuh tanggung jawab. Baik pada diri sendiri maupun orang lain.
  4. Have a fucking heart!
    What the fuck is going on with you, people?! It could’ve been you lying there bleeding helplessly, and you wouldn’t want people to ignore you like a dead rat!
  5. Don’t panic, think logically.
    Kalau Anda dalam kondisi seperti saya, usahakan jangan panik. Berpikir tenang dan logis bisa sangat membantu menyelamatkan korban.

Saya sudah nggak napsu nyari menu makan malam yang lain. Bayangan kejadian tadi masih bikin saya ngeri dan gemetar. Pingin cepat2 makan, pulang dan tidur. Akhirnya pilihan tetap jatuh kepada warung mie biasanya.

Dan saya menutup malam ini dengan semangkuk mie kuah, segelas kopi, Gardenia-nya Malice Mizer dan sebuah postingan tentang kelalaian dalam berkendara.

Sorry, no available snapshots. Nggak tega.

19 tanggapan untuk “Another One Slammed into the Road”

  1. Mas Gum, sungguh mulia perbuatan anda..
    Saya bukn org yg relijius, tp saya percaya.. ‘lapar’nya mas Gum itu bukan kebetulan. Memang ada rencana dari Yg Di Atas :)

    Gum: wallahu alam, jie. bisa jadi. God works in such a mysterious way.

  2. salut buat kang Gum, mugi gusti kang maha asih tansah maringi karahayon dumateng panjenengan. amiin…
    niatnya tadi blogwalking tradisional, gak pake pantau rss. eh dah ada posting baru! bikin ngenes ati2.
    btw, mahesajenar, blogombal, priyadi, tambah satu lagi tiyangsae. gakpake blogroll. langsung ctrl+T dah apal…
    berbahagialah nak!

    Gum: amin, kang.
    tapi kalo blog ini, mending sampeyan ngandalin rss reader aja.
    ndak njamin bisa update tiap hari :D

  3. mas gum bisa jadi contoh buat ditulis di buku-buku PPKN anak2 sekulahan itu…biar gedenya ntar ga jadi tipikal Orang Indonesia… :(

    Gum: kalo gitu kurikulum ppkn diganti dengan blogwalking aja :p

  4. And all happened just becoz u were hungry… :p

    Gum: hu uh. it’s a chain reaction

    *ehem* Gardenia *ehem*
    Hihihi…
    Dont ever say that I was the one who forced u to listen to those Japanese songs ;p

    Gum: nggak kok. sukanya dengan kesadaran sepenuh hati.
    sama kayak saya suka sama situh :”>

  5. saia kok malah kepikiran sama yang ga mau berhenti dan menolong itu. kemungkinannya mereka ga mau direpotkan (resiko urusan sama polisi yang bakal cari-cari masalah),
    atau takut kalo ‘kecelakaan dan cegatan’ itu skenario buat menghentikan mereka untuk dirampok, etc.
    so, keknya masalah semakin melebar, yang pastinya menyangkut turunnya moral bangsa.

    terima kasih, ga usah tepuk tangan.

    Gum: umm.. akan saya bahas di komen berikutnya

  6. Hanya mengomentari tentang yang gak mau berhenti saat ada orang yang minta tolong di jalan…

    Modus operasi kejahatan seperti itu banyak terjadi, pura-pura kecelakaan dan minta pertolongan para pengendara agar berhenti, ujung-ujung nya dirampok, motor melayang, syukur-syukur bukan nyawa, kejadian yang baru saja terjadi ya di jalan soekarno-hatta, seorang pengendara Ninja RR yang masih kinyis-kinyis, 2 bulan…. di rampas dengan modus seperti diatas… melayang deh 31 jt.

    Gum: sekalian nanggepin komentarnya mbak lyna di atas.

    betul. bahkan sebelum turun dari motor, saya sempat mikir yang nggak2. takut kalo itu cuma jebakan. saya akhirnya bisa ngerti alasan orang2 yg nggak mau berenti itu, dan terus terang bikin saya ngenes mikirnya.

    ulah segelintir orang yg nggak bertanggung jawab bisa merubah cara pandang banyak orang. serba salah hidup di indonesia

  7. Bicara mengenai kecelakaan motor, helm memang memegang peranan penting. Jadi semestinya memakai helm tanpa terpaksa karena polisi.
    Bahkan seandainya oleh polisi dilarang pake helm, ya jangan pake!

    *kalimatkukontradiktif.tapisingpentingisonyepam*

    Gum: hu uh… ngasih2 link. tipikal sepam
    *laporin akismet*

  8. Hemph. . ya ya ya.. tapi malah kadang ada tuh mas orang2 yang pura2 kecelakaan, eh dia malah ngegondol barang2 kita. Gila ya, udah ditolong malah nyelonong.. Dasar bodong!!

    Gum: iya, sempet mikir ke situ juga sih. tapi pasrah aja. sambil tetep waspada, tentunya.
    iya, tuh. ga abis pikir sama orang2 yg memanfaatkan niat baik orang lain. didoain biar bodong 15 turunan aja kali ya…
    bukan cuma udelnya, tapi kupingnya juga. (gimana ceritanya???!!)

  9. kebetulan saia liwad dan membaca….boleh numpank comment kan??
    oh iya silahkan saya sungguh senang….(hehehehh)

    saya salud dengan perbuatan njenengan yg maw nolongin orang tak dikenal ituw…
    andaikan semua orang pny inisiatif spt njenengan….

    semoga tipz2 yg njenengan berikan dapad bermanfaat….

    ps:kenapa harus gardenia-nya malize mizer?? bukannya ituw lagu agak serem ya??? vidklipnya juga…hiii……

    terima kasih sudah dibolehkan mencomment di blog anda…
    adios!! amigos!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s