Silent is Feature


Yang berasa punya nickname Silent, please jangan ge-er ;))

Ceritanya saya lagi empet sama mas admin di kantor. Gimana nggak? Dia ambil keputusan yang menyangkut harkat hidup orang banyak tanpa halo-halo terlebih dulu.

Okay, mungkin memang urgent sehingga dia perlu bertindak dulu baru kasih woro2. Tapi sampe sekarang woro2 aja nggak nyampe ke telinga, YM, email, atau hape saya.

Bayangin, sodara2. Saya sekarang mesti kelimpungan ngecek satu2 sekrip di server, karena mendadak dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja, mas admin downgrade versi PHP dari 5 ke 4. Alhasil, workaround saya di script2 itu harus diganti supaya PHP4-friendly. Huh, wasting time.

Sebenernya yang bikin saya empet bukan masalah downgradenya. Yeawell, itu resiko. Tapi setidaknya kalau ada konfirmasi sebelumnya, saya kan bisa siap2 dulu. Bisa tarik napas dulu. Bisa nyiapin mental dulu. Bisa bikin kopi dulu. Bisa minta restu orang tua dulu. Jadinya saya lebih siap untuk melakukan penyesuaian.

Kejadian seperti ini udah sering banget, sehingga lebih tepat kalau disebut fitur.

Sekarang permisi, saya mau cari kutu dulu…

19 tanggapan untuk “Silent is Feature”

  1. ini katanya hiatus tapi kok saben dino isih mosting .. serius ndak sih hiatusnya?

    Gum: hehehe… bolak-balik kepreucut posting. koyok ngempet ngentut. ga kuat :D

  2. waduh. mas ini kutu buku atau penggeramr kutu…? kalau mau sini aku bantuin.. kebetulan si guguk belum mandi tuh.. mau di bersihin gak tuh kutu….? sekalian mandiin yach..

  3. yo opo admine ta genteni ae? *kampanye*
    1. legal to download from torrent
    2. is a must once a week give anime with HQ
    3. and the last, all staff will get delicous breakfast, lunch, and dinner? umm… ok :P

  4. Hehe,

    Sekedar berbagi nih Mas Gum.

    Dulu ada pernah punya client mencak-mencak, sebab ada feature CMS buatannya ga jalan di server kami. Permintaannya cuma satu, downgrade PHP.

    Yang jadi masalah, dia ini salah satu client jenis ‘ikan kakap’. Gede deh pokoknya. Wong punya account dedicated server di tempat kami sampai 3 server loh.

    Pilihan solusinya ada 2, mau ganti server dengan *NIX atau tetap dengan IIS seperti sedia kala.

    Client itu ngotot pakai IIS (*sebab dia beli tuh lisensi langsung dari micro$oft*). Nah masalahnya dibawah IIS (*pada saat itu*) terlalu banyak kutu. Mulai dari yang PHPnya sendiri, hingga IISnya, bahkan ke CPU intel dual core-nya (*katanya kecepetan, jadi ada bottleneck eksekusi*).

    Waktu itu, karena servernya dedicated, jadi tidak masalah. Yang jadi masalah, kalau share. Saya jadi bisa memerintahkan admin untuk melakukan downgrade tanpa menimbulkan masalah berarti.

    Tapi intinya, kadang-kadang admin itu tidak salah juga. Biar bagaimanapun, ia bukan penentu kebijakan. Kecuali jika bos besar ternyata adalah adminnya (*biasanya ada di perusahaan kecil*) yang juga merangkap office boy. Hehe.

    Saya pikir, admin hanyalah eksekutor belaka. Kendali perintah tetap saja ada di bos besar. Dan kadang-kadang bos besar pun sering ketiban sial harus melakukan blietzkrieg dalam membuat keputusan. Yang sialnya, sering memberi perngaruh buat para admin dan lalu… coder.

    Tapi maaf loh Mas Gum. Ini hanya pandangan subjektif dari pengalaman belaka. Tanpa ada maksud menggurui. Salam buat para komentator semuanya.

    Gum : admin merangkap office boy? :)) saya suka itu :D

    ya2… saya mengerti kok, mas. tapi kemarin big boss aja terkaget2 waktu dikasi tau servernya didowngrade. tanya kenapa? rupanya untuk masalah mengadmini, big boss sudah ijab kabul sama mas admin, menyerahkan semuanya ke dia.

    jadi di tempat saya, mas admin itu juga pengambil keputusan untuk hal2 yg berkaitan dengan jagad peradminan. there… istilah baru :D
    sementara big boss hanya berkonsentrasi kepada urusan2 bisnis dan strategis, seperti ekspansi usaha de es be, de es be

    hehe, sekali lagi, yg jadi masalah bukan downgradenya, tapi karena si mas admin nggak konfirmasi ke saya dan rekan2 yg lain sebagai user.

    tapi ya sudah, lah. it’s done, anyway.

    mas arip, makasih banget sudah berbagi postingan di form komen ini :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s