Thursday Nite Jazz With Farbig


Bermula dari informasi yg dikirim Wina, vokalis Farbig Band, tentang jadwal perform mereka di Cinemax Sawojajar tiap Kamis malam, saya sama Isdah menggalang persatuan dan kesatuan untuk ikutan mencicipi The Colors of Farbig tadi malam.

Event ini sebenernya sudah lumayan lama digelar. Namanya Ezzy Cozzy Jazzy (ECJ), awalnya cuma ada tiap Jumat Malam dengan hanya menampilkan Trafik Band. Tapi mulai beberapa minggu ini ECJ juga menampilkan Farbig tiap Kamis Malam. Dan karena Malang Jazz Forum sudah mulai terbentuk (yeah!), sepertinya ECJ juga bakal jadi ajang kopdar rutin penikmat jazz di Malang.

Malam itu lumayan rame, nggak seperti kedatangan perdana saya (tssahh… kayak tamu penting) di event ini tempo hari. Beberapa kalangan yang saat itu hadir diantaranya dari … um… maaf, saya lupa. Pokoknya banyak :D

Enjoyed the show so much lah pokoknya, brought a wide smile on my face. Bukan cuma saya sih. Mas Meru yang belakangan akhirnya ikutan gabung juga sepertinya sependapat.

The Band

Saya pertama kali lihat mereka waktu ada event Malang Jazz Regeneration akhir 2006 kemarin. Review tentang mereka yang pernah saya buat, tanpa sengaja diendus sama Wina, kemudian di-print dan disebarkan pula (!!) :)). Itu sudah lebih dari setahun yang lalu, tapi baru tadi malam itu akhirnya bisa ketemuan sama personel dan manajemen mereka.

Dan dunia ini ternyata memang nggak lebar2 amat. Agung, yang manajemen Farbig dan sekaligus adeknya Wina (bener ya, Win?) ternyata kenal baik sama orang kantor saya di Jakarta. Halah…

The Music

Jah… saya spikles lah pokoknya. Mereka itu bossas bisa, swing bisa. Yang jelas lagu pesenan saya, Desafinado, mereka bawain dalam versi bahasa inggris dengan manis. Selain itu, hasil nge-jamz mereka dengan beberapa musisi lain (saya lupa siapa aja) menghasilkan Antonio’s Song yang sarat dengan aksi unjuk kebolehan.

Ada lagi Yang Terlupakan -nya Iwan Fals ala Farbig (jazzy, pastinya). Dan sebagai penutup, lagu Siapa Dia [1] versi Big Band! Impressive!!

The Community

Ya, embrio komunitas jazz yang solid di Malang memang sudah mulai terbentuk. Malang Jazz Forum (MJF) namanya. Sebagai langkah awal, mereka mulai publikasi lewat blog ini. Menyusul kemudian mailing list dan berbagai kegiatan lainnya.

Waktu ngobrol dengan Wina tadi malam, salah satu mimpi MJF adalah memasyarakatkan jazz di Malang, supaya musik ini nggak dianggap hanya milik sebagian kalangan. Caranya? Dengan menampilkan jazz di tempat2 yang tidak melulu eksklusif. Jazz on the street, jazz goes to campus dan jazz goes to school adalah beberapa ide yang waktu itu sempat terpikirkan.

Jadi adek2 mahasiswa dan pelajar, tunggu saatnya nanti ya. Dimana kalian akhirnya ditakdirkan untuk berkenalan dengan musik2 bermutu dan mulai meninggalkan sontrek2 sinetron :))

The Place

Warung Cinemax punya tempat yang lumayan luas untuk event live music seperti ini. Apalagi setelah tata letak panggungnya dipindah (dulu seingat saya belum di tempat yang sekarang, shg terkesan sempit). Banyak pilihan tempat yang mereka sediakan. Di depan stage, di pendopo utama, lesehan, tinggal sesuaikan dengan selera Anda.

Nggak suka live music? Anda bisa nonton HBO di layar lebar mereka. Ya, asal Anda nggak merasa aneh aja nonton film di tengah2 acara live music :p

Sayangnya, saya kurang terkesan dengan kopinya. Menurut saya mereka harus menaruh perhatian lebih untuk yang satu ini. Karena a good music nearly incomplete without a good coffee.

O iya, di toilet saya melihat tulisan ‘jangan buang apapun ke kloset’ tanpa menemukan kloset satupun. Apa saya salah masuk ya? :p

Jaah… overall saya terhibur. Thanks to Wina dan Farbig, MJF, tentunya juga penyelenggara. Berkat kalian, saya jadi… punya bahan postingan :))

[1] Lupa penyanyi aslinya. Tapi tahun 80an, ini jadi music theme acara kuis dengan judul yang sama di TVRI (nyata kan jadulnya?).

16 tanggapan untuk “Thursday Nite Jazz With Farbig”

  1. Siapa dia itu bukannya judulnya “payung fantasi”? eh.. lupa ah.. Tapi kayaknya nice nih mas, dia bawain lagu jazz2 beneran yak kalo gitu? gak yg “jazzy” ajah? Halah.. antonio’s song dibawakeun juga? jadi penasaran.. Maju terus musik jes.. *sambil minum aqua dari tupperware*

  2. hi gum….
    aku emang sengaja mencari-cari report kamu setelah menikmati (semoga memang benar2 menikmati ) the colours of farbig….hari kamis minggu lalu.

    farbig seneng banget bertemu dengan teman2 yang peduli dan sudi memberikan masukan,kritik dll untuk JAZZ di malang….

    keep contact gum…

    o ya, hari kamis tgl 24 april besok, ada ezy cozy jazzy special, farbig bakal perform bareng traffic….

    be there…

  3. hoi…salam satu jiwa AREMA!!! ini baru namanya kota Malang juga arek2 malang….masa’ dari dulu baru sekarang ada MJF,seingat ku dulu dah ada cuman karna mungkin kurang “intens” (aq jd suka kata2 itu hihihi….) untuk melakukan sosialisasi dan agenda event juga sekedar kumpul2 dimana pun anda berada ( kayak radio :) ) buat ngobrolin langkah selanjutnya,bisa jadi forum2 jazz sebelumnya berakibat gak berlanjut ( ato mungkin mereka lagi break dulu ato gmn?? ) sayang sebenarnya dengan kehadiran forum seperti ini kita bisa share apapun,ttg musik,pengalaman pribadi disaat baru suka dan baru kenal musik jazz,ato pun juga bisa tukar menukar info event jazz bisa juga tukar menukar koleksi buku dan kaset ttg dunia jazz.apalagi musisi yang kita juga sama2 belajar di dunia entertaint juga sekaligus mencoba membawakan jenis musik ini ( belajar juga seh maksudnya ” belajar musik ” bukan cuma belajar ” maen musik ” ).
    Btw musik jazz jangan di buat susah,kita ikuti aja kata musik nya,kalo kita dengar di kuping enak ya dah nikmati aja….klo gk berkenan ganti lagu yang laen tp tetap di jenis musik jazz…karena musik jazz gak cuman 1 bagian aja,bahkan lagu campursari pun sudah ada yang di arr bossanova yg msh satu akar dengan jazz ( coba cari album jazz jowo ).
    so…..tetaplah berkarya buat musisi jazz di malang ato musisi apapun,juga buat penikmat,pengamat ayo kita majukan wawasan kita dalam pengenalan irama,nada dan ritme sebuah jenis warna musik
    Bravo AREMA…Bravo MALANG JAZZ FORUM kita tunggu event2 nya juga agenda forum nya

  4. O iya, di toilet saya melihat tulisan ‘jangan buang apapun ke kloset’ tanpa menemukan kloset satupun. Apa saya salah masuk ya? :p

    maksudnya itu kloset di rumah masing². wekekeke

  5. saya juga kurang menyukai musik jazz, tapi sekarang lagi belajar menyukai,,hehe ada yang bilang kalo alangkah baiknya kalo kita bisa menyukai segala genre musik,,hehe :D

  6. asyik juga tulisannya n ayas terkesan dengan ungkapan a good music nearly incomplete without a good coffee.berarti Mlalang harus punya Malang Coffe forum,Gimana?

  7. thanks ya gum
    lam kenal jg dr aku
    yg pasti farbig management mo ucapin thx berat bwt gum
    da nyempatin dtg ke cinemax wktu itu
    tar klo ada wktu lg maen2 lg donk
    agung(farbig management)

    gum: yep, welkom. pingin nih ke sana lagi. cuma masih blm memungkinkan waktunya. thanks udah mampir ke sini ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s