Me at Jazz For Media


Akhirnya bisa juga saya ikutan nonton Jazz di Pool Sidenya Hotel Santika Malang. Selama ini saya memang selalu absen dari event reguler Friday is Jazz Day mereka. Makanya di event Jazz For Media (JFM) Jumat malam kemarin saya bela2in untuk bisa datang.

Datang sendirian ke JFM, saya bener2 clueless. Nggak ngerti mesti nyapa siapa dan duduk di mana. Celingak-celinguk nyari orang2 MJF juga nggak ketemu, soalnya yg dateng rata2 memang orang2 dari media. Iya, saya memang sendirian kemarin malam. Gara2 Jin Kura2 ini sedang nggak bisa diganggu dengan mainan barunya.

Bermodal nekat dan muka yg ditebel2in, dengan sok pede saya deketin mbak2 resepsionis buat nanya gimana caranya supaya saya bisa masuk ke area pool side. Saya bilang ke si mbak kalo saya dari MJF, which means bukan orang media, bukan undangan.

Tapi yg ada saya malah disuruh ngisi daftar hadir dan dapet kaos, yg mestinya hanya buat orang2 media. Iih, si mbak nggak tau MJF ya? Maka jadilah saya masuk dan duduk manis di area pool side bersama para undangan. Yah… namanya rejeki emang nggak kemana ya ^^;;

Sesuai namanya, acara malem itu diadakan di pinggir kolam. Stage di satu sisi, dan kursi penonton di sisi lainnya. Pantulan cahaya dari kolam menciptakan lighting alami. Keren!

Event ini selain sebagai apresiasi penyelenggara buat media, bisa dibilang juga sebagai ajang unjuk gigi jazzer2 malang di depan insan2 media. Selain Farbig yg udah lumayan senior dan banyak dikenal (ehm… jangan lupa honor promosi ya, Win :D), ada juga Abigail Rythm, Narwastu Queen Quintet (or N-Quint, thanks to Wina for the update), Batik Band, dan juga temen2 jazzer muda dari Jakarta, Hilman and Friends (eh, bener gini ya namanya?).

Ini pertama kalinya saya lihat penampilan Abigail Rythm. Aliran fusion yang mereka pilih bener2 bikin band dengan tiga personel ini bebas bereksperimen. Dan mungkin kebebasan berkesperimen itu juga yg bikin band ini belum ada vokalisnya. Kalaupun ada yang nyanyi paling cuma featuring aja, seperti kemarin waktu mereka jazzify ‘Kamu Harus Cepat Pulang’-nya Slank. Well, saya memang belum begitu bisa menikmati jazz2 eksperimental. But still I must say they sure have talents.


selingan poto saya, biar gak bosen liat text :D

Setelah beberapa lagu, empat cewek yg tergabung dalam N-Quint bergabung dengan Abigail Rythm. Mereka bawain beberapa lagu jazz yang diantaranya adalah ‘New York New York’-nya Frank Sinatra. Hmm… kalo mau diseriusin, N-Quint sebenernya bisa aja jadi Jazz Vocal Group pertama di Malang atau bahkan di Indonesia. Good looking, dengan vokal keren2. Kurang apa, coba? Denger2 mereka ini dari sekolah vokal yang sama, dan “Narwastu” diambil dari nama sekolah vokal mereka. Bener ya? Ada yang tau?

Next adalah Batik Band. Band yg personelnya rata2 (ato semuanya?) mahasiswa Brawijaya ini sepertinya lebih banyak bawain lagu2 jazz yang lebih baru. Vokalis cowoknya, kalo saya bilang sih, punya vokal mirip2 Tompi. Sayang kemaren jadi lead vokal hanya di satu lagu. Sedangkan Dita, vokal ceweknya, adalah personel N-Quint yg juga sebelumnya sempat perform bareng sama Abigail Rythm.

Ada yg spesial di JFM kemarin. Malang kedatangan rekan2 jazzer muda dari Jakarta. Hilman and Friends adalah musisi2 jazz yg masih muda2 banget, kecuali drummernya, Dedi, yang satu angakatan sama saya waktu SMA. Iya, Dedi memang asli Malang. Setelah sempat gabung dengan Sevenvibes sampe ke ajang Dream Band, dia mutusin untuk lebih konsen di jazz dan hijrah ke Cibubur. Dan saat perform di JMF kemarin, gebukan drumnya tambah manteb.

Kemunculan mereka malam itu bener2 membuktikan bahwa Jazz bukan hanya musik untuk orang tua. Hilman, contohnya. Keyboardis yg mengidolakan Chic Corea ini mampu menujukkan bakatnya di usia yg belum genap 20 tahun. Kurang muda? Saxophonis mereka malah nggak bisa ikutan hadir karena sedang nunggu hasil ujian kelulusan SMP.

Bersama mereka juga ada Natasha, mantan penyanyi cilik yang sekarang… well… nggak cilik lagi. Denger2 Natasha ini orang tuanya juga dari Malang. Di usianya yg juga masih belasan tahun, Natasha sudah punya vokal yg keren. Nggak heran karena dia adalah salah satu asuhan Elfa Secioria. Tapi somehow, saya pribadi menilai warna vokalnya kurang pas di jazz. But still, performancenya memukau. Young and energic.

Dan jujur, saya terpana liat mereka bawain “Come With Me”-nya Tania Maria.

ralat : caption salah satu foto di atas seharusnya Narwastu Quintet, bukan Narwastu Queen.
mohon maap, saya males ngedit potonya lagi :D

Melihat Malang dipenuhi dengan Jazzer muda, sepertinya sebagian besar mimpi Jazzer senior yg menginginkan Jazz menjadi musik yg dapat menghapus gap antar generasi sudah terwujud. Tidak hanya muda, mereka juga penuh bakat. Dan dengan sambutan luar biasa juga dari para pecintanya, sepertinya ini adalah sinyal bagi para sponsor untuk mengadakan event Jazz dengan skala lebih luas lagi di Malang.

There… saya udah bikin liputannya, jadi termasuk orang media dong. Berarti kaosnya emang tetep boleh saya bawa, kan? :D

15 tanggapan untuk “Me at Jazz For Media”

  1. gum….postingannya org media banget deh hehehehe.pake aja kaosnya, pasti djisamsoe rela banget kok kasih kaos itu buat kamu…..lumayan kan nambah koleksi KAOS JAZZ kamu hehehe.

    yang bener tuh N-Quint (Narwastu Quintet)….

    honor promosi buat kamu berupa stiker MJF aja ya,,,,,soalnya farbig belum dapat hasil juga sampe skrg dari keterkenalannya,,,,,,,hahahahaha (alias pancet kering, garing bin crispy kantongnya,,hehehe)

    merdeka!

    gum: thanks infonya ttg N-Quint ya, win. udah diupdate tuh di atas :)
    wah2.. masa iya terkenal masih juga belum makmur? hmm, berarti kayaknya udah waktunya bikin album kali ya? :D

  2. sampeyan wis pantes dadi wong media, report e cukup mantabz :D

    gum: ada orang media beneran di sini :))
    sungkan, rek… :D

  3. Tuull….asik reportasenya…Kemarin aku pngin dateng tapi harus nganter ke dokter jd ya g jadi deh…kemaleman.
    (waah…harusnya dapat browniesnya Pipit gratis nihh…udah muji…hehehe)

    gum: waa… pantesan. saya celingak-celinguk nyari sampeyan gak ketemu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s