Sindrom Minggu Malam


Kalian sering punya perasaan nggak enak juga nggak sih saat Hari Minggu sudah beranjak sore dan menjelang malam? Saya sering. Hampir tiap minggu. Atmosfirnya akan lebih terasa nggak enak lagi kalau di sore menjelang malam itu angin berhembus lumayan kencang. Badan jadi terasa seperti mau sakit.

Awalnya saya pikir perasaan nggak enak itu muncul dari alam bawah sadar saya yang mengingatkan bahwa besok adalah hari senin, hari dimulainya aktivitas setelah libur akhir pekan selesai. Padahal setelah dipikir2 lagi, saya nggak paranoid dengan Hari Senin.

Lalu saya mulai berpikir mungkin beginilah rasanya jika kita merasakan langsung pergantian dari terang ke gelap, dari sore ke malam, setiap hari. Tapi karena sehari2 pergantian waktu itu saya habiskan di kantor, di dalam ruangan, jadi perasaan nggak enak itu nggak pernah saya rasakan.

Anda ngerasain juga nggak sih? Atau cuma saya aja?

18 tanggapan untuk “Sindrom Minggu Malam”

  1. Aku pernah ngerasain itu masgum. Tapi sabtu. Dulu aku workaholic sejati -dan jomblo- dan aku benci libur dan aku merasa gila melihat detik demi detik bergulir begitu hebat dan cepatnya. *oke ini lebay* #SedikitCurcol
    *ehm*

    Mungkin mustinya berhenti melihat pergantian sore ke malam. Mungkin masgum bisa kencan keluar rumah gitu dari sore sampai malem jadi nggak ngelihat pergantian terang ke gelap itu.
    *benerin kacamata*

  2. hahahahaha soal e kalo hari minggu kan bawaanya males
    mas ayo dong follow @LoveMalang on twitter
    mari kita arek2 malang bergabung di LoveMalang dan bersama2 menjaga kenyamanan kota malang kita tercinta

  3. Mungkin sub consciousmu memanggil kenangan masa sekolah, SD, SMP etc, dimana klo Minggu malam besoknya masuk sekolah, plus upacara bendera. Pernah ada guru killer di hari senin? Atau guru yg suka kasih PR yg dikumpulkan senin?
    Atau pernah punya traumatic event di senin pagi? Experts said our subconscious rules more than 80% of our mind & body :)

    1. iya sepertinya, mbak. hari senin, upacara, pr yang belum selese, ulangan pula. nyampe sekolah, ada buku yang ketinggalan, topi gak bawa, kaos kaki nggak putih.

      sepertinya memang traumatik :|

      btw, baru tau fakta tentang alam bawah sadar itu. makasih ya!

  4. Mungkin karena di masa lalu dulu, dirimu itu pahlawan pembela kebenaran yang hanya beraksi di malam hari. Begitu sore berakhir dan bulan muncul, ada trigger di jantung yang ingin membuat dirimu beraksi melompat dari atap ke atap. *eh

  5. Hmm kalo pergantian terang ke gelap aku sering rasain sendiri sih mas :D Kan pulangnya masih kena matahari hahaha
    Tapi kalo aku sindrom Minggu malem itu ya karena gak rela aja, masih pengen libuuur haha

  6. Simple: itu semua tentang pola.
    Seandainya hidupmu tidak terikat dengan pola hari yang cuma ada 7 itu, tentu tidak membedakan mana Minggu dan mana bukan Minggu.
    Ya, itu tidak menjawab kenapa dirimu merasa gak enak setiap Minggu malam (kemungkinan sudah terjawab oleh Sabai di atas), tapi itu semua dapat direplace dengan menghilangkan pola. Tidak usah kerja terpola (tapi tetap terjadwal), hilangkan pattern yang membelenggu kebebasan jiwa, caranya: jadilah entrepeneur.
    *mumet ra kowe?
    *dan kenape gue nyasar mrene.

  7. sindromnya berasa, tapi bukan karena “ngalamin” sore ke malam di luar kantor, secara kalo pulang ngantor pun diusahakan tenggo.. :mrgreen:

    sepertinya bukan karena anti-senin sih, tapi lebih ke anti-bukan hari libur.. :lol:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s