garis waktu


tadi sempat tiduran bentar dan berkhayal, apa jadinya kalo nanti pas tidur beneran kebangunnya tahun ’92. iya, 20 tahun lalu waktu masih SD, dengan isi otak seperti sekarang.

pasti jadi anak paling keren deh.

bayangin, untuk ukuran 12 tahun (saat itu) udah paham sebagian besar yang diajarin di sekolah, bisa bahasa inggris, main gitar, ngerti komputer. plus segudang keuntungan lain seperti mengulang kehidupan dari awal di titik tertentu, menentukan pilihan lain dan mungkin juga memperbaiki kesalahan2 masa lalu.

tapi pasti bakal kesepian. karena semua yang kita kenal, yang kita sayang saat ini dan melekat di otak kita nggak bakal ikut ke masa itu.

temen deket, temen kerja, istri, semua tetap di masa ini. barang2 kesayangan, acara tv favorit, kegiatan sehari2, pekerjaan, nggak akan kita lihat lagi sampai waktunya nanti. itupun kalau cerita kita bakal sama dengan sekarang.

belum lagi ketergantungan terhadap teknologi juga pasti bakal bikin kita gagap dan mati gaya kan ya?

kesepian banget kan?

sepadan nggak sih dengan kesempatan kedua yang kita dapat?

terus, kalau itu memang kejadian, apa yang terjadi dengan kita di masa ini? apa kita menghilang begitu saja? atau kehidupan terus berjalan seperti biasa? atau seluruh semesta di garis waktu ini tiba2 berhenti dan kembali ke awal?

kalau kehidupan memang terus berjalan, bukankah nggak mustahil kalau suatu saat tadi, kemarin dan seterusnya, fenomena itu sempat terjadi dan tanpa sadar terbentuk semesta baru di garis waktu yang berbeda dan jumlahnya tak terhingga?

tulisan hasil pemikiran absurd di sela2 mempersiapkan materi meeting.

btw, selamat tahun baru semuanya! selamat kembali beraktivitas besok ya.

13 tanggapan untuk “garis waktu”

  1. Seandainya kembali ke taon 1990, aq ga akan mau minum obat cacing + scott emulsion yang dijejalin tiap hari sama bapak. Seandainya beliau tau akibatnya kemudian… :( *menunduk sedih sambil bercermin ngeliat body kulkas 3 pintuku*

    1. butterfly effect? iya, semacam itu. tapi di situ kan dia “back and forth”, menjelajahi garis waktu yang berbeda2. bukannya mengulangi dan terus melanjutkannya.

      sebetulnya ide pemikiran di paragraf2 terakhir postingan ini terinspirasi dari film itu juga sih (dan film2 tentang time loop). waktu si evan (Ashton Kutcher) terlempar ke masa lalu, apa yang terjadi pada dirinya di masa yang dia tinggalkan? mati? menghilang? terus berlanjut dengan versi yang berbeda? atau seluruh garis waktu terhenti?

      *diseriusin*

      1. aku kok malah percaya adanya dunia paralel ya.. ketika kita harus memutuskan di antara beberapa pilihan, terbentuklah dunia paralel yg isinya adalah hidup kita yang menjalani pilihan yang tidak kita pilih. ya macam gitulah. ketika kita kembali ke masa lalu, eksistensi kita masih dengan state kita sekarang di masa lalu. eksistensi di masa kini ya masih ada dan melanjutkan hidupnya.

        semacam yang ada di komik goosebumps, gitu. yang ceritanya bisa kita pilih2 sendiri. aduh kenapa jadi serius bener :D

        1. kalo gitu bakal ada multiverse yang jumlahnya nggak terhingga ya. karena, bayangin aja, satu orang aja sudah ngambil berapa pilihan sejak dia lahir sampai saat dia mati? kalikan dengan jumlah manusia seluruhnya. dan di tiap alternate universe yang tercipta itu, pasti terjadi pengambilan2 keputusan oleh individu juga kan?

          rauwis2 kalo bahas ginian, karena teorinya banyak bener :))

          btw, dari tadi baca teori2 tentang time paradox ini. keren deh. dia pakai popular arts juga buat referensi tiap teori. seru :D

          http://en.wikipedia.org/wiki/Temporal_paradox

  2. semacam keinget film “13 going on 30” dan juga “butterfly effect”

    bisa jadi, kalo emang ada “kesempatan kedua” seperti itu, bakal kejadiannya mirip kedua film itu. jalan hidup kita bakal sedikit “bengkok”, meski mungkin jodoh akan tetap sama — tapi beda kondisi dapat jodohnya. :)

  3. memusingkan jika kitanya membuat itu memusingkan :) kalau mas nya berpikir mas nya itu keren.. maka percayalah bahwa mas itu keren.. maka bakal keren mas :) you’re stronger than you think you are :)

    kebetulan nih mas FLP (Forum Lingkar Pena) Jakarta kini tengah membuka pendaftaran anggota baru untuk Angkatan ke-16, mungkin mas tiyang mau join.. silahkan dan terimakasih :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s