Widget Imsakiyah


Kemarin saya diminta membuat widget Imsakiyah dalam rangka bulan ramadan untuk dimunculkan di website kantor. Utak-atik sebentar (lama sih, 2 hari) akhirnya jadi juga.

Masih dalam bentuk purwarupa (prototype), tapi sudah berfungsi dengan baik. Datanya saya ambil dari website pkpu.or.id.

Kalau berminat memasangnya di website/blog Anda, silakan tambahkan kode html berikut:

<script type="text/javascript" src="http://masgum.net/widget/imsakiyah/widget.js"></script>
<div id="widget-imsakiyah"></div>

Kalau berkenan, silakan tinggalkan juga kritik/saran di kolom komentar.

Selamat berpuasa :)

catatan:
Untuk pengguna WordPress, sayangnya hanya bisa digunakan di situs/blog self-hosted.

Update 21 Juli 2012
Berkat informasi dari mas noorbagus di kolom komentar, saya jadi tahu bahwa sepertinya dari PKPU ada kesalahan data di beberapa wilayah seperti Kudus dan Kuningan. Akan diperiksa lagi nanti.

Update 23 Juli 2012
Cache sudah diterapkan. Saat data sebuah wilayah di-request, data bulanan untuk wilayah itu diambil dan disimpan di lokal. Sehingga request berikutnya untuk wilayah yang sama akan mengambil data lokal tersebut.

Update 24 Juli 2012
Saya berhasil mengontak developernya yang saat ini sudah tidak lagi bekerja di PKPU. Dia memberi saya link alternatif ke data yang lebih valid. Saat ini, data tersebut yang saya gunakan. Link akan saya kembalikan ke PKPU setelah datanya dibetulkan.

17 tanggapan untuk “Widget Imsakiyah”

  1. Sayangnya server PKPU entah kenapa kadang sulit diakses. Jadi kalau muncul pesan “Error retrieving data”, itu karena waktu yang dibutuhkan untuk mengambil data dari sana melewati setting timeout 5 detik :D

    *buang bodi*

      1. udah kepikiran buat ngambil datanya untuk disimpen di hostingan dan di-update berkala sehari sekali. cuma karena dikejar tenggat, jadi sementara gitu dulu :p

          1. ada pilihan untuk ambil data harian, bulanan sampai tahunan di API-nya. karena widgetnya hanya menampilkan data untuk hari berjalan, jadi yang diambil hanya data wilayah pada hari itu.

            opsi nge-cache data bulanan untuk wilayah yang diakses oke juga. makasih ya.

    1. wah, terima kasih sudah memberitahu!

      beberapa daerah sepertinya tertukar antar waktu salatnya. kemungkinan besar sih dari sata aslinya sudah begitu, tapi nanti saya cek lagi untuk memastikan.

  2. sempet bikin ini utk aplikasi Tuitwit tahun lalu. saran: mending data dari PKPU disedot, lalu disimpen sendiri. mengandalkan server PKPU mah lemot.. :D

    1. akhirnya fitur itu ditambahkan. tiap ada request data harian wilayah tertentu, data bulanannya ditarik dan disimpan di lokal, supaya request selanjutnya ambil data lokal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s