“Sungkemku Nang Bapak”

Itu kalimat yang hampir selalu saya ucapkan di akhir percakapan dengan ibu melalui telepon. Dan ya memang hanya bisa itu, karena pendengaran bapak yang makin menurun nggak memungkinkan saya untuk berbicara langsung dengannya lewat telepon.

Seperti di hari jadi pernikahan mereka yang ke-45 hari ini.

Lanjutkan membaca “Sungkemku Nang Bapak”