Serunya Berbagi di Bulan Ramadhan Bersama Coin A Chance

ccd

Berbagi itu bisa bermacam2 bentuknya, termasuk dalam bentuk koin. Ya, uang receh, yang biasanya hanya membuat penuh kantung kita dan kerap kali mendapat perlakuan jauh berbeda dengan uang pecahan 100 ribuan seolah2 nggak ada harganya.

Coin a Change (CaC), sebuah gerakan yang awalnya digagas oleh beberapa rekan blogger, mengakomodasi kegiatan berbagi dalam bentuk pengumpulan koin ini. Hey, siapa sangka koin2 yang sering kita anggap remeh itu bisa membantu anak2 berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk kembali ke bangku sekolah? Well, everything is impossible until somebody does it :)

Percaya atau nggak, dari serangkaian kegiatan Coin Collecting Day (CCD), seorang siswa kelas VI SD bernama Bintang Gempur Anarki bisa bebas dari uang SPP yang sudah menunggak selama lebih dari setahun. Program ini bahkan telah memotivasinya untuk lulus SD dengan hasil yang membanggakan.

Hitung2 beramal di bulan puasa, Hari Sabtu kemarin saya dan istri menyempatkan diri hadir di acara CCD #8 sekaligus buka puasa bersama dengan para penggiat CaC di kedai Kopitiam Oey milik Pak Bondan yang tersohor itu. Gempur yang sebelumnya sempat diajak berpetualang ke Kidzania juga hadir.

Ini adalah kali kedua saya ikut berpartisipasi dalam program ini. Sebelumnya, secara nggak resmi saya pernah menyerahkan sekantung koin waktu ketemuan dengan rekan2 blogger di event Java Jazz Festifal tempo hari.

Ternyata ajang berbagi koin ini seru. Terutama saat puncak acara: penghitungan koin secara massal. Dan heboh juga, karena saya dan Oelpha harus berkali2 menghitung ulang koin2 yang sudah kami hitung sebelumnya. We’re bad with numbers :))

Istri saya sepertinya juga antusias. Terbukti setelah acara ini dia menggagas pengumpulan koin di kantornya ^^. Saya nyusul deh, abis lebaran tapinya :D

ccd2Serunya Coin Collecting Day

Rekan2 blogger lainnya yang saya kenal ikut hadir kemarin adalah dua penggagas CaC, Hanny dan Nia, Goen, Mas Hedi, Andi Belutz, Chika dengan iPhone barunya :D, dan Risna. Yang terakhir ini adalah salah satu representatif Blogger Ngalam yang akhirnya bisa ketemuan juga di Jakarta, padahal kenalnya sudah lumayan lama :D

Rasanya senang sekali mengatahui partisipasi kita yang hanya dalam bentuk beberapa keping uang receh bisa begitu besar manfaatnya bagi orang lain. Jadi tunggu apa lagi? Mulailah mengumpulkan koin dari sekarang dan bergabunglah di CCD berikutnya :)

Dasar blogger, di akhir acara sesi foto2 tetap menjadi kegiatan wajib. Sampai2 Pak Bondan yang sore itu mampir ke sanapun dicuekin :))

Tentang Brunei, Koin Cepekan dan Gocapan

Suatu hari saat sedang menghabiskan sore bersama istri di sebuah tempat ngopi, iseng2 saya ambil sebuah majalah dari tumpukannya yang memang disediakan buat bacaan pengunjung. Itu adalah sebuah majalah pariwisata yang mengulas tentang Asia.

Covernya unik, foto pakaian tradisional suku Iban yang ngejreng berwarna-warni-berkilauan-indah-sekali.

inbound_cover

Dari informasi di dalamnya, saya mengetahui kalau foto itu adalah courtesy (apa sih padanan katanya dalam Bahasa Indonesia?) Badan Pariwisata Brunei.

inbound_cover_inside

Yang bikin saya lebih tertarik adalah aksesoris yang digunakan pada pakaian itu. Sebuah kalung dan semacam sabuk yang terbuat dari untaian uang logam. Saya perhatikan dengan seksama, dan saya foto dengan mode makro agar anda juga bisa lihat lebih jelas.

inbound_cover_zoom1

inbound_cover_zoom2

See? Does it ring a bell?

Yes! Yes!! It’s our beloved “koin cepekan” and “koin gocapan” :))

Sampai saat ini saya masih bertanya2, gimana ceritanya itu koin2 kita bisa jadi aksesoris di negara orang? Kenapa nggak pake koin mereka sendiri aja?

Bahkan saya sempat punya kesimpulan bodoh, bahwa seseorang telah membuka cabang perwakilan gerakan Coin A Chance di Brunei :))

Oh, well. Ada yang bisa menjelaskan? :D

Free Java Jazz Ticket, Here I Come!

Bermodalkan hasil print screen google maps yang dikopi ke hape, akhirnya sukses juga saya bawa motor ke kantornya Maveric Indonesia buat ngambil tiket Java Jazz Festival untuk tanggal 7 besok. Jauh ternyata, Pondok Kelapa ke Kebayoran Baru euy. Tiket ini hadiah blog contest yang diadain sama AXIS kemarin. Nggak nyangka sebetulnya postingan dadakan itu kepilih jadi salah satu pemenang.

Saya ketemu dengan Adit, Ney dan Hanny dari Maverick. Ngobrol sejenak tentang awal mula saya suka jazz, sampai akhirnya saya disuruh nyanyi! Tobat, deh. Tapi nggak apa2 deh, demi Java Jazz saya rela diapain aja :))

Jadi inilah yang saya bawa pulang tadi :D

javajazzticket

Tadinya saya mau sekalian bawa koleksi coin di rumah buat dikasihin ke Hanny untuk ikutan program Coin A Chance-nya, karena saya nggak pernah bisa ikutan dateng ke Coin Collecting Day. Cuma karena tadi nggak yakin bisa ketemu dia, jadinya saya batalin. But still she gave me a sticker :D

coinachance

“Thanks. Coinnya besok di venue ya.”

Nice to see you all, guys. Thanks to AXIS for the ticket and the wristband. I’ll see you there tomorrow. (bye)

——

Postingan2 lain yang menjadi pemenang AXIS JAVA JAZZ Blogging Contest
Ichanx
Ladybug
Sementara baru 2 itu yang terendus oleh saya. Updated soon. Kalo inget :p